Tasima Entertainment, Club Malam yang Berani Beroperasi di Bulan Ramadhan

Di tengah bulan suci Ramadhan yang seharusnya dipenuhi dengan ketenangan dan khusyuk dalam beribadah, terdapat satu tempat yang justru tetap beroperasi dengan penuh semangat – Tasima Entertainment. Club malam ini, yang terletak di Jalan Mumah Purba, Tanah Karo, tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti beroperasi selama Ramadhan, dan tidak ada tindakan apapun dari pihak penegak hukum.
Tasima Entertainment: Club Malam yang Menantang Norma
Club malam yang satu ini terus berjalan seolah-olah tidak terpengaruh oleh kehadiran bulan suci Ramadhan. Suara musik kerasnya terus membahana, mengganggu ketenangan dan khusyuk ibadah warga sekitar. Ini menjadi sumber kekecewaan bagi banyak orang, terlebih saat melihat pengunjung club malam ini yang sebagian besar adalah anak-anak di bawah umur. Mereka seharusnya berada di rumah, beristirahat dan berpuasa, bukan mendengarkan musik dan berjoget hingga pagi di club malam.
Operasi Terang Bantingan
Operasi club malam ini terjadi secara terang-terangan, tanpa ada tindakan dari pihak berwenang. Akibatnya, banyak warga yang mulai bertanya-tanya, kenapa tidak ada yang berani menutup club malam ini? Ada dugaan kuat bahwa ada oknum aparat yang mem-backup aktivitas club malam ini, sehingga bisa berjalan tanpa hambatan.
Dugaan ini muncul karena Tasima Entertainment tetap beroperasi meski telah menjadi sorotan media dan mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat. “Kalau tidak ada yang membekingi, mana mungkin berani buka terus seperti itu. Seolah olah sudah legal saja di Tanah Karo ini!” kata salah seorang warga dengan nada kesal.
Permasalahan yang Lebih Serius: Narkoba dan Minuman Beralkohol
Permasalahan tidak berhenti sampai di sana. Secara hukum, club malam didefinisikan sebagai tempat tertutup yang menyediakan fasilitas untuk menari dan hiburan, termasuk makanan dan minuman. Namun, Tasima Entertainment justru dituduh menyediakan narkoba dan minuman beralkohol, mengancam generasi muda Tanah Karo dengan bahaya kecanduan dan kerusakan moral.
Jika operasi club malam ini tidak segera dihentikan, banyak yang khawatir bahwa generasi muda Tanah Karo akan hancur karena terlibat konsumsi narkoba. “Tasima Entertainment harus ditutup segera. Kami, publik, menunggu bukan sekedar pernyataan tapi tindakan nyata,” ujar warga tersebut kepada awak media.
(Ali)
