Pemprov Lampung Luncurkan Program Mudik Gratis untuk Ribuan Pemudik

Program mudik gratis Lampung, sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, kembali dihidupkan untuk tahun 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu ribuan pemudik menikmati perjalanan pulang ke kampung halaman mereka dengan cara yang aman, nyaman, dan terjangkau. Program ini diluncurkan oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, pada hari Senin, 16 Maret 2026 di Stasiun Tanjung Karang, Bandar Lampung.
Inisiatif Pemudik Gratis Lampung
Program ini adalah bentuk kepedulian nyata Pemerintah Provinsi Lampung terhadap warganya. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa penduduk dapat kembali ke rumah mereka dengan cara yang aman dan ekonomis. Ini adalah tahun kedua program ini diluncurkan, dan tahun ini layanannya diperluas untuk mencakup lebih banyak moda transportasi.
“Kami sangat berterima kasih bahwa kami dapat melanjutkan inisiatif ini tahun ini,” kata Jihan Nurlela. “Tahun lalu, kami hanya menggunakan kereta api, tapi tahun ini kami menambahkan bus ke daftar opsi transportasi kami. Ini berarti kami dapat mencapai lebih banyak orang dan memastikan mereka bisa pulang ke rumah dengan cara yang aman dan nyaman.”
Detail Program
Program ini mencakup berbagai rute. Ada kereta api yang berangkat pada pagi hari menuju Kertapati dan pada siang hari ke Baturaja. Bus juga telah diberangkatkan untuk melayani beberapa daerah di Provinsi Lampung, termasuk Kabupaten Way Kanan, Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Mesuji.
Tujuan dari program ini bukan hanya untuk membantu masyarakat secara ekonomis, tetapi juga untuk menunjukkan kepedulian sosial dan memberikan kebahagiaan bagi mereka yang ingin berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.
- Program ini mendorong perjalanan yang lancar, nyaman, dan selamat
- Memungkinkan pemudik untuk berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat
Dukungan dan Apresiasi
Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Kementerian Perhubungan atas dukungan mereka, termasuk penambahan kuota mudik dari Jakarta menuju Lampung melalui skema Public Service Obligation (PSO) dan subsidi sebesar 30 persen untuk tarif kapal penyeberangan.
Program ini juga menerima pujian dari Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Iswan H. Cahya, yang mengapresiasi bahwa seluruh pelaksanaan program ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Ini adalah hasil dari kreativitas dan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Lampung dan para mitranya,” kata Ahmad Iswan H. Cahya. “Kami sangat menghargai langkah positif ini dan berharap bahwa layanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.”
Penjelasan Lebih Lanjut
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini telah dikoordinasikan dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) sehingga tidak merugikan pihak pengusaha angkutan. Program ini memanfaatkan bus yang ada di Lampung berdasarkan kesepakatan bersama dengan para pengusaha angkutan.
“Program ini melayani masyarakat Lampung yang akan menuju Palembang dan juga masyarakat yang berada di wilayah Lampung. Ada yang menggunakan kereta api dan ada yang menggunakan bus,” jelasnya.
Dukungan pemerintah melalui skema PSO memberikan dampak besar bagi masyarakat. Tarif perjalanan kereta api dari Lampung menuju Kertapati yang seharusnya sekitar Rp180 ribu dapat ditekan menjadi sekitar Rp32 ribu karena subsidi pemerintah. Dan untuk rute ke Baturaja, ada subsidi sekitar Rp80 ribuan sehingga masyarakat hanya membayar sekitar Rp29 ribu.
Hasil Program
Secara keseluruhan, program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Lampung tahun 2026 ini berhasil mengangkut sekitar 1.886 pemudik menggunakan bus dan kereta api menuju berbagai daerah tujuan. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga dengan perjalanan yang lebih aman dan nyaman.