Jasa Raharja Tebing Tinggi Gelar Rapat Keselamatan Lalu Lintas untuk Kurangi Kecelakaan 2026

TEBING TINGGI – PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara, melalui perwakilan di Tebing Tinggi, melaksanakan Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas pada Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kian meningkat di wilayah tersebut, menjadikan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama.
Partisipasi dan Keberagaman Pihak yang Terlibat
Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Ibu Lidia yang menjabat sebagai Kasat Lantas Tebing Tinggi, Bapak J Hutapea dari Dinas Perhubungan, serta Bapak Erwin Suheri Damanik, Sekda Kota Madya Tebing Tinggi. Selain itu, Bapak Hasjono dari Balai Perkeretapian dan Bapak Iqbal yang merupakan Kepala Stasiun Kereta Api juga turut serta dalam forum ini.
Pentingnya Menekan Angka Kecelakaan
Pertemuan dibuka dengan sambutan dari Tengku Rahmuddin Amrah, Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Tebing Tinggi. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya tindakan preventif untuk menurunkan angka kecelakaan di Kota Madya Tebing Tinggi. Data menunjukkan bahwa dari Januari hingga Mei 2026, sudah terjadi sembilan korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengajak semua anggota Forum FKLL untuk bersama-sama berkontribusi dalam memberikan ide dan pemikiran yang konstruktif guna menekan angka kecelakaan. Kami juga akan menyediakan lima palang pintu di perlintasan kereta api sebagai upaya mitigasi,” tegasnya.
Langkah-langkah Strategis dari Polres Tebing Tinggi
Dalam kesempatan ini, Ibu Lidia dari Polres Tebing Tinggi menyampaikan komitmen untuk lebih proaktif dalam menangani kecelakaan lalu lintas. Tahun ini, unit kepolisian akan mengambil langkah-langkah preemptif dan preventif yang melibatkan semua jajaran untuk menurunkan angka kecelakaan. Salah satu perhatian khusus adalah memberikan peringatan kepada pengusaha yang melanggar ketentuan over dimensi dan over load.
Permintaan Dukungan untuk Penempatan Petugas Jaga
Dinas Perhubungan Tebing Tinggi juga mengusulkan agar Walikota Tebing Tinggi mempertimbangkan penempatan petugas jaga di tujuh perlintasan kereta api. Hal ini dianggap vital untuk meningkatkan pengawasan dan keselamatan di area tersebut.
“Kami berharap dengan adanya petugas jaga yang ditempatkan, keselamatan di perlintasan kereta api dapat terjaga dengan lebih baik,” ujar perwakilan dari Dishub.
Penempatan Petugas Jaga di Perlintasan Kereta Api
Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi menanggapi usulan tersebut dengan positif. Ia menyatakan bahwa akan ada dua petugas jaga yang ditempatkan di tujuh titik perlintasan kereta api, beroperasi dari pukul 07.00 hingga 17.00 setiap harinya, dengan sistem pergantian petugas untuk memastikan keberlangsungan pengawasan.
Informasi Jadwal Kereta Api
Bapak Hasjono dari Badan Perkeretapian juga menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan informasi mengenai jadwal kereta api yang melintas, baik untuk angkutan barang maupun penumpang. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan mereka dengan lebih aman.
Kolaborasi untuk Keselamatan Transportasi
Forum Group Discussion (FGD) FKLL di wilayah hukum Tebing Tinggi sejalan dengan program keselamatan transportasi yang telah berjalan. Setiap anggota forum berkomitmen untuk berkolaborasi dalam kegiatan aksi simpatik dan peningkatan keselamatan angkutan umum.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan tercipta peningkatan signifikan dalam keselamatan transportasi dan penurunan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut. Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan untuk terus berkoordinasi dan menyelenggarakan kegiatan bersama demi menekan angka kecelakaan di tahun 2026.
