Airin Rico Waas Dorong Siswa PAUD dan TK Belajar Sambil Bermain di KRI Bima Suci

Kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif menjadi salah satu pendekatan yang paling efektif untuk siswa PAUD dan TK. Dalam konteks ini, sebuah acara menarik baru-baru ini diadakan di KRI Bima Suci, sebuah kapal latih milik TNI Angkatan Laut. Acara ini tidak hanya menawarkan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar, tetapi juga menghabiskan waktu dengan cara yang penuh keceriaan. Dengan melibatkan anggota keluarga, kunjungan ini berhasil menciptakan atmosfer yang hangat dan mendidik.
Pengalaman Belajar di KRI Bima Suci
Pada tanggal 7 April 2026, Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, mengajak siswa-siswa dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fitri dan TK Fitria Al-Islam untuk menjelajahi KRI Bima Suci yang sedang bersandar di Pelabuhan Belawan. Kegiatan ini adalah bagian dari Pelayaran Persahabatan Internasional ASEAN Plus Cadet Sail 2026, yang melibatkan kadet dari berbagai negara. Dengan semangat yang tinggi, anak-anak pun antusias untuk menjelajahi setiap sudut kapal.
Airin, yang hadir mendampingi kegiatan, berusaha untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Di area round house deck, ia berinteraksi langsung dengan para siswa, memfasilitasi kegiatan edukatif dalam suasana yang santai dan akrab.
Keterlibatan Anak dalam Kegiatan
Airin membuka sesi dengan sapaan hangat kepada anak-anak, “Assalamualaikum! Senang sekali bisa berkumpul di sini. Hari ini, kita akan berjalan-jalan sambil belajar tentang kapal KRI Bima Suci.” Dengan semangat, ia mengajak anak-anak untuk berbagi kesan mereka setelah menjelajahi kapal.
“Senang tidak?” tanyanya, dan dengan kompak anak-anak menjawab, “Senang!” Suara mereka menggema dengan penuh kebahagiaan.
Airin berharap bahwa kunjungan ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kehidupan di atas kapal. “Semoga kalian bisa membayangkan seperti apa rasanya berada di kapal. Siapa tahu, ada di antara kalian yang ingin menjadi Angkatan Laut,” lanjutnya.
Membangun Cita-Cita Sejak Dini
Pertanyaan tersebut disambut dengan antusiasme tinggi. Beberapa anak langsung mengangkat tangan dan berteriak, “Saya! Saya mau jadi!” Airin menunjuk salah satu anak untuk berbagi cita-citanya.
“Kamu mau jadi apa?” tanyanya. Anak tersebut dengan percaya diri menjawab, “Dokter.”
Airin pun menjelaskan bahwa di dalam kapal juga terdapat fasilitas kesehatan, termasuk dokter tentara dan ruang rawat inap. “Di sini ada dokter, jadi tidak perlu khawatir,” sambungnya, menambah semangat anak-anak untuk bermimpi besar.
Memupuk Semangat dan Rasa Ingin Tahu
Airin terus memotivasi anak-anak dengan menanyakan, “Siapa yang mau jadi Angkatan Laut?” Sekali lagi, seruan semangat dari anak-anak memenuhi udara. “Saya!” teriak mereka secara bersamaan.
Dengan penuh harapan, Airin menanggapi, “Mudah-mudahan cita-citanya bisa tercapai ya?” Anak-anak pun menjawab serempak, “Amin!”
Acara tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama. Anak-anak terlihat sangat gembira berpose di berbagai spot menarik di atas kapal, mengabadikan pengalaman berharga mereka melihat langsung kapal latih kebanggaan TNI Angkatan Laut.
Makna dari Kunjungan ini
Airin berharap bahwa kunjungan ini bukan hanya sekadar rekreasi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan dunia kemaritiman kepada anak-anak sejak dini. Dengan demikian, diharapkan mereka dapat menumbuhkan cita-cita dan rasa ingin tahu terhadap berbagai profesi yang ada di masa depan.
- Mengenal berbagai aspek kehidupan di kapal
- Mendorong anak-anak untuk berani bermimpi besar
- Membangun interaksi positif antara anak dan orang tua
- Menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan
- Menumbuhkan rasa cinta terhadap dunia kemaritiman
Kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya memberi kesempatan kepada siswa PAUD dan TK untuk belajar dalam suasana yang menyenangkan. Dengan cara ini, mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman berharga yang akan membekali mereka untuk masa depan.
